Perbedaan Ordinals dan TAC Protocol: Ordinals diperdagangkan di Rp62.364 (kapitalisasi pasar Rp1,31T, volume 24 jam Rp171,08M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp47,69 (kapitalisasi pasar Rp223,94M, volume 24 jam Rp24,98M). Perbedaan utamanya: Ordinals jauh lebih besar — sekitar 5,8× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai Ordinals dibatasi (21M / 21M ORDI (100%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ordinals selama 36 Hari dan TAC Protocol selama 5 Hari.
| ORDI | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,31T | Rp223,94M |
Volume (24h) | Rp171,08M | Rp24,98M |
Suplai yang Beredar | 21M / 21M ORDI (100%) | 4,7B TAC |
Typical Hold Time | 36 Hari | 5 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ORDI menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp62.866, berada di atas pivot point Rp62.541. Moving averages mendukung tren naik, sementara osilator netral. Token telah mencapai sirkulasi penuh 21 juta dengan rata-rata hold time 36 hari. Belum ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan data CoinGecko per 2024.
Outlook keseluruhan positif dengan momentum teknis kuat, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi kripto dan ketiadaan katalis fundamental baru. Peluang terletak pada breakout di atas resistance Rp63.690, sementara risiko utama adalah koreksi ke support Rp59.950 jika momentum melemah.
TAC Protocol saat ini diperdagangkan pada Rp47.775 dengan kapitalisasi pasar Rp224,55 juta, menunjukkan posisi bearish jangka pendek berdasarkan sinyal teknis. Token ini memiliki supply yang terbatas dengan 4,7 juta TAC dalam sirkulasi dan rata-rata hold time 5 hari. Meskipun indikator osilator menunjukkan sinyal bullish, moving average masih mendominasi sinyal jual. Support kunci berada di level Rp43-47, sementara resistance di Rp51-56.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terletak pada potensi rebound dari level support, namun investor perlu waspada terhadap momentum bearish yang kuat dan likuiditas terbatas. Risiko utama termasuk volatilitas crypto yang tinggi dan ketergantungan pada perkembangan ekosistem protocol.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →