Perbedaan Ordinals dan ssv.network: Ordinals diperdagangkan di Rp63.005 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp172,16M), sedangkan ssv.network diperdagangkan di Rp36.554 (kapitalisasi pasar Rp578,91M, volume 24 jam Rp91,6M). Perbedaan utamanya: Ordinals jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar ssv.network, dan suplai Ordinals dibatasi (21M / 21M ORDI (100%)), sedangkan ssv.network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ordinals selama 36 Hari dan ssv.network selama 31 Hari.
| ORDI | SSV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,32T | Rp578,91M |
Volume (24h) | Rp172,16M | Rp91,6M |
Suplai yang Beredar | 21M / 21M ORDI (100%) | 15,8M SSV |
Typical Hold Time | 36 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →ssv.network merupakan implementasi publik pertama dari SSV primitive, yang berasal dari penelitian yang dilakukan oleh Ethereum Foundation pada tahun 2019 dan sejak itu telah berkembang menjadi jaringan yang dikelola oleh DAO, didorong oleh komunitas staker, builder, dan node operator. Tujuannya berfungsi sebagai proyek teknologi validator terdistribusi (DVT) untuk validator Ethereum yang dikembangkan oleh Blox dengan pendanaan hibah yang didistribusikan ke tim dukungan dari SSV DAO Treasury.
Selengkapnya di halaman SSV →