Perbedaan Ordinals dan PumpBTC: Ordinals diperdagangkan di Rp63.336 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp167,87M), sedangkan PumpBTC diperdagangkan di Rp179,87 (kapitalisasi pasar Rp83,47M, volume 24 jam Rp52,71M). Perbedaan utamanya: Ordinals jauh lebih besar — sekitar 15,8× kapitalisasi pasar PumpBTC, dan suplai beredar Ordinals 21M / 21M ORDI (100%) dibanding 518,1M / 1B PUMPBTC (52%) milik PumpBTC. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ordinals selama 36 Hari dan PumpBTC selama 20 Hari.
| ORDI | PUMPBTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,32T | Rp83,47M |
Volume (24h) | Rp167,87M | Rp52,71M |
Suplai yang Beredar | 21M / 21M ORDI (100%) | 518,1M / 1B PUMPBTC (52%) |
Typical Hold Time | 36 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →PumpBTC adalah solusi liquid restaking untuk Babylon yang memungkinkan pemegang BTC mendapatkan imbal hasil native. Dengan menyederhanakan prosesnya, PumpBTC memudahkan staking sekaligus menghubungkan pengguna dengan operator node Babylon.
Selengkapnya di halaman PUMPBTC →