Perbedaan Ordinals dan Puffer: Ordinals diperdagangkan di Rp63.336 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp167,87M), sedangkan Puffer diperdagangkan di Rp232,72 (kapitalisasi pasar Rp117,92M, volume 24 jam Rp16,31M). Perbedaan utamanya: Ordinals jauh lebih besar — sekitar 11,2× kapitalisasi pasar Puffer, dan suplai beredar Ordinals 21M / 21M ORDI (100%) dibanding 506,6M / 1B PUFFER (51%) milik Puffer. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ordinals selama 36 Hari dan Puffer selama 12 Hari.
| ORDI | PUFFER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,32T | Rp117,92M |
Volume (24h) | Rp167,87M | Rp16,31M |
Suplai yang Beredar | 21M / 21M ORDI (100%) | 506,6M / 1B PUFFER (51%) |
Typical Hold Time | 36 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →Puffer adalah platform terdesentralisasi yang bertujuan meningkatkan skalabilitas dan keamanan Ethereum melalui solusi restaking dan rollup yang inovatif. Ekosistem ini mencakup Puffer LRT (Liquid Restaking Token) serta rangkaian produk UniFi, termasuk UniFi AVS dan UniFi Based Rollup. Token tata kelola asli, PUFFER, digunakan untuk mengelola parameter utama protokol dalam ekosistem Puffer dan UniFi. Ini mencakup pemilihan guardian dan operator restaking, kurasi AVS yang didukung, pengawasan struktur biaya, daftar putih rollup baru untuk dukungan AVS, serta pengelolaan reward ekosistem dan dana treasury.
Selengkapnya di halaman PUFFER →