Perbedaan Ordinals dan Orchid: Ordinals diperdagangkan di Rp63.336 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp167,87M), sedangkan Orchid diperdagangkan di Rp164,34 (kapitalisasi pasar Rp190,2M, volume 24 jam Rp47,84M). Perbedaan utamanya: Ordinals jauh lebih besar — sekitar 6,9× kapitalisasi pasar Orchid, dan suplai Ordinals dibatasi (21M / 21M ORDI (100%)), sedangkan Orchid terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ordinals selama 36 Hari dan Orchid selama 44 Hari.
| ORDI | OXT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,32T | Rp190,2M |
Volume (24h) | Rp167,87M | Rp47,84M |
Suplai yang Beredar | 21M / 21M ORDI (100%) | 997,2M OXT |
Typical Hold Time | 36 Hari | 44 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →Orchid merupakan jaringan privasi peer-to-peer berinsentif pertama di dunia. Orchid bertujuan untuk menghapus batasan kebebasan berinternet melalui pembayaran berbasis mata uang kripto sehingga siapapun dapat membeli bandwidth dari para mitra provider. Pembayaran dilakukan dengan nanopayment probabilistik menggunakan OXT, token standar ERC-20 di Ethereum.
Selengkapnya di halaman OXT →