Perbedaan Orderly Network dan Towns: Orderly Network diperdagangkan di Rp617,77 (kapitalisasi pasar Rp243,06M, volume 24 jam Rp82,56M), sedangkan Towns diperdagangkan di Rp39,55 (kapitalisasi pasar Rp129,79M, volume 24 jam Rp706,5M). Perbedaan utamanya: Orderly Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Orderly Network dibatasi (391,8M / 1B ORDER (40%)), sedangkan Towns terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Orderly Network selama 13 Hari dan Towns selama 27 Hari.
| ORDER | TOWNS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp243,06M | Rp129,79M |
Volume (24h) | Rp82,56M | Rp706,5M |
Suplai yang Beredar | 391,8M / 1B ORDER (40%) | 3,3B TOWNS |
Typical Hold Time | 13 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Orderly adalah infrastruktur yang memungkinkan orang untuk berdagang apa saja, di mana saja, melalui lapisan likuiditas tanpa izin. Platform ini menyediakan likuiditas yang dalam dan terpadu di seluruh blockchain melalui satu buku pesanan. Orderly memastikan likuiditas yang kuat di berbagai chain utama, termasuk Solana, Sonic, Arbitrum, Base, Mantle, Ethereum Mainnet, Optimism, dan Polygon, serta memberikan akses bagi trader dan exchange ke lebih dari 100 pasar melalui infrastruktur perdagangan terpadu.
Selengkapnya di halaman ORDER →Towns Protocol adalah infrastruktur komunikasi yang dirancang untuk mendukung aplikasi pesan real-time. Protokol ini terdiri dari blockchain Layer 2 yang kompatibel dengan EVM, node stream terdesentralisasi untuk pengiriman pesan, dan smart contract di Base, salah satu Layer 2 Ethereum. Towns memungkinkan terciptanya grup percakapan terprogram yang disebut Spaces, dengan dukungan enkripsi pesan, keanggotaan on-chain, staking, dan monetisasi lewat smart contract. Dengan ini, pengguna dapat membangun platform komunikasi tanpa perantara terpusat.
Selengkapnya di halaman TOWNS →