Perbedaan Orderly Network dan TAC Protocol: Orderly Network diperdagangkan di Rp618,9 (kapitalisasi pasar Rp241,81M, volume 24 jam Rp81,98M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp53,45 (kapitalisasi pasar Rp253,95M, volume 24 jam Rp109,75M). Perbedaan utamanya: Orderly Network dan TAC Protocol berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Orderly Network dibatasi (391,8M / 1B ORDER (40%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Orderly Network selama 13 Hari dan TAC Protocol selama 4 Hari.
| ORDER | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp241,81M | Rp253,95M |
Volume (24h) | Rp81,98M | Rp109,75M |
Suplai yang Beredar | 391,8M / 1B ORDER (40%) | 4,8B TAC |
Typical Hold Time | 13 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Orderly adalah infrastruktur yang memungkinkan orang untuk berdagang apa saja, di mana saja, melalui lapisan likuiditas tanpa izin. Platform ini menyediakan likuiditas yang dalam dan terpadu di seluruh blockchain melalui satu buku pesanan. Orderly memastikan likuiditas yang kuat di berbagai chain utama, termasuk Solana, Sonic, Arbitrum, Base, Mantle, Ethereum Mainnet, Optimism, dan Polygon, serta memberikan akses bagi trader dan exchange ke lebih dari 100 pasar melalui infrastruktur perdagangan terpadu.
Selengkapnya di halaman ORDER →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →