Perbedaan Orderly Network dan SUPRA: Orderly Network diperdagangkan di Rp617,64 (kapitalisasi pasar Rp243,06M, volume 24 jam Rp82,56M), sedangkan SUPRA diperdagangkan di Rp3,76 (kapitalisasi pasar Rp122,09M, volume 24 jam Rp4,65M). Perbedaan utamanya: Orderly Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Orderly Network 391,8M / 1B ORDER (40%) dibanding 32,5B / 100B SUPRA (33%) milik SUPRA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Orderly Network selama 13 Hari dan SUPRA selama 15 Hari.
| ORDER | SUPRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp243,06M | Rp122,09M |
Volume (24h) | Rp82,56M | Rp4,65M |
Suplai yang Beredar | 391,8M / 1B ORDER (40%) | 32,5B / 100B SUPRA (33%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Orderly adalah infrastruktur yang memungkinkan orang untuk berdagang apa saja, di mana saja, melalui lapisan likuiditas tanpa izin. Platform ini menyediakan likuiditas yang dalam dan terpadu di seluruh blockchain melalui satu buku pesanan. Orderly memastikan likuiditas yang kuat di berbagai chain utama, termasuk Solana, Sonic, Arbitrum, Base, Mantle, Ethereum Mainnet, Optimism, dan Polygon, serta memberikan akses bagi trader dan exchange ke lebih dari 100 pasar melalui infrastruktur perdagangan terpadu.
Selengkapnya di halaman ORDER →Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →