Perbedaan Orderly Network dan Streamflow: Orderly Network diperdagangkan di Rp498,89 (kapitalisasi pasar Rp199,63M, volume 24 jam Rp36,4M), sedangkan Streamflow diperdagangkan di Rp144,83 (kapitalisasi pasar Rp38,3M, volume 24 jam Rp1,17M). Perbedaan utamanya: Orderly Network jauh lebih besar — sekitar 5,2× kapitalisasi pasar Streamflow, dan suplai beredar Orderly Network 400,2M / 1B ORDER (41%) dibanding 254,5M / 1B STREAM (26%) milik Streamflow. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Orderly Network selama 13 Hari dan Streamflow selama 28 Hari.
| ORDER | STREAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp199,63M | Rp38,3M |
Volume (24h) | Rp36,4M | Rp1,17M |
Suplai yang Beredar | 400,2M / 1B ORDER (41%) | 254,5M / 1B STREAM (26%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 28 Hari |
Orderly adalah infrastruktur yang memungkinkan orang untuk berdagang apa saja, di mana saja, melalui lapisan likuiditas tanpa izin. Platform ini menyediakan likuiditas yang dalam dan terpadu di seluruh blockchain melalui satu buku pesanan. Orderly memastikan likuiditas yang kuat di berbagai chain utama, termasuk Solana, Sonic, Arbitrum, Base, Mantle, Ethereum Mainnet, Optimism, dan Polygon, serta memberikan akses bagi trader dan exchange ke lebih dari 100 pasar melalui infrastruktur perdagangan terpadu.
Selengkapnya di halaman ORDER →Streamflow menghadirkan infrastruktur token yang aman, mudah digunakan, dan andal untuk menciptakan serta mendistribusikan token di sepanjang siklus hidupnya—dari peluncuran hingga jatuh tempo. Dengan menyelesaikan masalah ketidakselarasan insentif, Streamflow memastikan ekonomi token yang berkelanjutan.
Selengkapnya di halaman STREAM →