Perbedaan Orderly Network dan Stader: Orderly Network diperdagangkan di Rp500,72 (kapitalisasi pasar Rp200,59M, volume 24 jam Rp36,96M), sedangkan Stader diperdagangkan di Rp1.841 (kapitalisasi pasar Rp130,17M, volume 24 jam Rp12,46M). Perbedaan utamanya: Orderly Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Orderly Network 400,2M / 1B ORDER (41%) dibanding 70,8M / 120M SD (59%) milik Stader. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Orderly Network selama 13 Hari dan Stader selama 13 Hari.
| ORDER | SD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp200,59M | Rp130,17M |
Volume (24h) | Rp36,96M | Rp12,46M |
Suplai yang Beredar | 400,2M / 1B ORDER (41%) | 70,8M / 120M SD (59%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 13 Hari |
Orderly adalah infrastruktur yang memungkinkan orang untuk berdagang apa saja, di mana saja, melalui lapisan likuiditas tanpa izin. Platform ini menyediakan likuiditas yang dalam dan terpadu di seluruh blockchain melalui satu buku pesanan. Orderly memastikan likuiditas yang kuat di berbagai chain utama, termasuk Solana, Sonic, Arbitrum, Base, Mantle, Ethereum Mainnet, Optimism, dan Polygon, serta memberikan akses bagi trader dan exchange ke lebih dari 100 pasar melalui infrastruktur perdagangan terpadu.
Selengkapnya di halaman ORDER →Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →