Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Orderly Network (ORDER) vs Secret (SCRT)

Orderly NetworkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Orderly Network dan Secret: Orderly Network diperdagangkan di Rp618,21 (kapitalisasi pasar Rp241,81M, volume 24 jam Rp81,98M), sedangkan Secret diperdagangkan di Rp747,71 (kapitalisasi pasar Rp262,6M, volume 24 jam Rp109,8M). Perbedaan utamanya: Orderly Network dan Secret berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Orderly Network dibatasi (391,8M / 1B ORDER (40%)), sedangkan Secret terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Orderly Network selama 13 Hari dan Secret selama 29 Hari.

ORDERSCRT
Kap. Pasar
Rp241,81MRp262,6M
Volume (24h)
Rp81,98MRp109,8M
Suplai yang Beredar
391,8M / 1B ORDER (40%)350,7M SCRT
Typical Hold Time
13 Hari29 Hari

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

ORDER
43% Beli57% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 13 Hari
SCRT
96% Beli4% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 29 Hari

Tentang Orderly Network

Orderly adalah infrastruktur yang memungkinkan orang untuk berdagang apa saja, di mana saja, melalui lapisan likuiditas tanpa izin. Platform ini menyediakan likuiditas yang dalam dan terpadu di seluruh blockchain melalui satu buku pesanan. Orderly memastikan likuiditas yang kuat di berbagai chain utama, termasuk Solana, Sonic, Arbitrum, Base, Mantle, Ethereum Mainnet, Optimism, dan Polygon, serta memberikan akses bagi trader dan exchange ke lebih dari 100 pasar melalui infrastruktur perdagangan terpadu.

Selengkapnya di halaman ORDER

Tentang Secret

Secret (SCRT) adalah blockchain berbasis privasi yang dibangun dalam Cosmos. Kontrak pintarnya disebut Secret Contracts dan memungkinkan DApps untuk menggunakan data privat dalam Secret, mirip dengan bagaimana kontrak pintar lainnya bekerja di blockchain lain. Namun, Secret Contracts mengubah input terenkripsi ke output terenkripsi tanpa mengekspos data. Hal ini bisa dilakukan karena status kontrak yang terenkripsi selama prosesnya.

Selengkapnya di halaman SCRT