Perbedaan Orca dan Telos: Orca diperdagangkan di Rp21.724 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp352,49M), sedangkan Telos diperdagangkan di Rp242,33 (kapitalisasi pasar Rp109,8M, volume 24 jam Rp17,43M). Perbedaan utamanya: Orca jauh lebih besar — sekitar 12× kapitalisasi pasar Telos, dan suplai beredar Orca 60,8M ORCA dibanding 450,7M TLOS milik Telos. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Orca selama 30 Hari dan Telos selama 7 Hari.
| ORCA | TLOS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,32T | Rp109,8M |
Volume (24h) | Rp352,49M | Rp17,43M |
Suplai yang Beredar | 60,8M ORCA | 450,7M TLOS |
Typical Hold Time | 30 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Orca adalah DEX yang paling ramah pengguna di Solana dan salah satu AMM serbaguna pertama yang diluncurkan di sana. Pengguna bisa menukar aset, mendapatkan yield, dan memberikan likuiditas melalui interface yang mudah digunakan. Berbagai proyek menggunakan Orca sebagai "money-lego" untuk mengintegrasikan fitur swap, farming, atau data on-chain ke dalam dApp mereka.
Selengkapnya di halaman ORCA →Telos adalah blockchain Layer-1 berperforma tinggi yang mengutamakan skalabilitas, keamanan, dan kegunaan di dunia nyata. Dengan infrastruktur yang kompatibel dengan EVM, pengembang dapat menjalankan DApp berbasis Ethereum secara lebih cepat dan murah. TLOS adalah token utilitas asli untuk biaya gas, staking, dan tata kelola.
Selengkapnya di halaman TLOS →