Perbedaan Orca dan ssv.network: Orca diperdagangkan di Rp21.745 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp354,93M), sedangkan ssv.network diperdagangkan di Rp36.690 (kapitalisasi pasar Rp583,55M, volume 24 jam Rp110,07M). Perbedaan utamanya: Orca jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar ssv.network, dan suplai beredar Orca 60,8M ORCA dibanding 16M SSV milik ssv.network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Orca selama 30 Hari dan ssv.network selama 30 Hari.
| ORCA | SSV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,32T | Rp583,55M |
Volume (24h) | Rp354,93M | Rp110,07M |
Suplai yang Beredar | 60,8M ORCA | 16M SSV |
Typical Hold Time | 30 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Orca adalah DEX yang paling ramah pengguna di Solana dan salah satu AMM serbaguna pertama yang diluncurkan di sana. Pengguna bisa menukar aset, mendapatkan yield, dan memberikan likuiditas melalui interface yang mudah digunakan. Berbagai proyek menggunakan Orca sebagai "money-lego" untuk mengintegrasikan fitur swap, farming, atau data on-chain ke dalam dApp mereka.
Selengkapnya di halaman ORCA →ssv.network merupakan implementasi publik pertama dari SSV primitive, yang berasal dari penelitian yang dilakukan oleh Ethereum Foundation pada tahun 2019 dan sejak itu telah berkembang menjadi jaringan yang dikelola oleh DAO, didorong oleh komunitas staker, builder, dan node operator. Tujuannya berfungsi sebagai proyek teknologi validator terdistribusi (DVT) untuk validator Ethereum yang dikembangkan oleh Blox dengan pendanaan hibah yang didistribusikan ke tim dukungan dari SSV DAO Treasury.
Selengkapnya di halaman SSV →