Perbedaan Orca dan Scallop: Orca diperdagangkan di Rp21.710 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp352,49M), sedangkan Scallop diperdagangkan di Rp167,56 (kapitalisasi pasar Rp26,28M, volume 24 jam Rp9,37M). Perbedaan utamanya: Orca jauh lebih besar — sekitar 50,2× kapitalisasi pasar Scallop, dan suplai Scallop dibatasi (163,5M / 250M SCA (66%)), sedangkan Orca terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Orca selama 30 Hari dan Scallop selama 13 Hari.
| ORCA | SCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,32T | Rp26,28M |
Volume (24h) | Rp352,49M | Rp9,37M |
Suplai yang Beredar | 60,8M ORCA | 163,5M / 250M SCA (66%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Orca adalah DEX yang paling ramah pengguna di Solana dan salah satu AMM serbaguna pertama yang diluncurkan di sana. Pengguna bisa menukar aset, mendapatkan yield, dan memberikan likuiditas melalui interface yang mudah digunakan. Berbagai proyek menggunakan Orca sebagai "money-lego" untuk mengintegrasikan fitur swap, farming, atau data on-chain ke dalam dApp mereka.
Selengkapnya di halaman ORCA →Scallop adalah protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) canggih yang dibangun di atas blockchain Sui. Protokol ini menawarkan berbagai layanan finansial, termasuk pinjaman, peminjaman, automated market making (AMM), dan manajemen aset. Dikembangkan oleh Scallop Labs dengan tim ahli di bidang DeFi, keamanan siber, dan fintech, Scallop didukung oleh investor ternama seperti CMS Holdings, 6th Man Ventures, KuCoin Labs, dan Mysten Labs. Selain itu, Scallop menjadi proyek DeFi pertama yang menerima hibah resmi dari Sui Foundation, menegaskan kualitas institusional dan fitur keamanannya yang kuat.
Selengkapnya di halaman SCA →