Perbedaan Orca dan Roam: Orca diperdagangkan di Rp21.724 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp352,49M), sedangkan Roam diperdagangkan di Rp130,2 (kapitalisasi pasar Rp45,51M, volume 24 jam Rp31,62M). Perbedaan utamanya: Orca jauh lebih besar — sekitar 29× kapitalisasi pasar Roam, dan suplai Roam dibatasi (355,9M / 1B ROAM (36%)), sedangkan Orca terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Orca selama 30 Hari dan Roam selama 6 Hari.
| ORCA | ROAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,32T | Rp45,51M |
Volume (24h) | Rp352,49M | Rp31,62M |
Suplai yang Beredar | 60,8M ORCA | 355,9M / 1B ROAM (36%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Orca adalah DEX yang paling ramah pengguna di Solana dan salah satu AMM serbaguna pertama yang diluncurkan di sana. Pengguna bisa menukar aset, mendapatkan yield, dan memberikan likuiditas melalui interface yang mudah digunakan. Berbagai proyek menggunakan Orca sebagai "money-lego" untuk mengintegrasikan fitur swap, farming, atau data on-chain ke dalam dApp mereka.
Selengkapnya di halaman ORCA →Roam adalah jaringan nirkabel terdesentralisasi terbesar di dunia. Proyek ini berfokus membangun jaringan nirkabel global dengan akses terbuka yang menyediakan koneksi otomatis, memungkinkan perpindahan mulus antar jaringan, serta menjamin konektivitas aman bagi individu, perangkat pintar, dan agen AI. Dengan memanfaatkan infrastruktur kredensial berbasis blockchain, Roam telah mendorong adopsi luas WiFi OpenRoaming, menghadirkan layanan eSIM pintar global, dan menciptakan lapisan data terlindungi privasi untuk aplikasi AI.
Selengkapnya di halaman ROAM →