Perbedaan Orca dan Qtum: Orca diperdagangkan di Rp18.538 (kapitalisasi pasar Rp1,13T, volume 24 jam Rp146,47M), sedangkan Qtum diperdagangkan di Rp11.859 (kapitalisasi pasar Rp1,26T, volume 24 jam Rp95,63M). Perbedaan utamanya: Orca dan Qtum berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Qtum dibatasi (106,1M / 107,8M QTUM (99%)), sedangkan Orca terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Orca selama 31 Hari dan Qtum selama 69 Hari.
| ORCA | QTUM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,13T | Rp1,26T |
Volume (24h) | Rp146,47M | Rp95,63M |
Suplai yang Beredar | 60,8M ORCA | 106,1M / 107,8M QTUM (99%) |
Typical Hold Time | 31 Hari | 69 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Orca adalah DEX yang paling ramah pengguna di Solana dan salah satu AMM serbaguna pertama yang diluncurkan di sana. Pengguna bisa menukar aset, mendapatkan yield, dan memberikan likuiditas melalui interface yang mudah digunakan. Berbagai proyek menggunakan Orca sebagai "money-lego" untuk mengintegrasikan fitur swap, farming, atau data on-chain ke dalam dApp mereka.
Selengkapnya di halaman ORCA →QTUM (diucapkan "kuantum") adalah platform blockchain open-source dengan proof-of-stake (PoS) smart contract dan protokol transfer nilai. QTUM bertujuan untuk menyatukan kekuatan Bitcoin dan Ethereum dalam satu chain. Qtum dibangun di atas model transaksi UTXO Bitcoin, dengan fungsionalitas tambahan dari eksekusi smart contract dan DApps. Baru-baru ini, QTUM menambahkan dukungan untuk aplikasi DeFi. Per Maret 2021, ada lebih dari 20 token yang telah dibuat di blockchain Qtum.
Selengkapnya di halaman QTUM →