Perbedaan Open Gradient dan Zerobase: Open Gradient diperdagangkan di Rp1.621 (kapitalisasi pasar Rp346,87M, volume 24 jam Rp173,89M), sedangkan Zerobase diperdagangkan di Rp1.588 (kapitalisasi pasar Rp499,21M, volume 24 jam Rp139,32M). Perbedaan utamanya: Zerobase lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Open Gradient 213,8M / 1B OPG (22%) dibanding 315,6M / 1B ZBT (32%) milik Zerobase. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Open Gradient selama 5 Hari dan Zerobase selama 5 Hari.
| OPG | ZBT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp346,87M | Rp499,21M |
Volume (24h) | Rp173,89M | Rp139,32M |
Suplai yang Beredar | 213,8M / 1B OPG (22%) | 315,6M / 1B ZBT (32%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
OPG adalah aset native dari Open Gradient, protokol yang berfokus pada kolaborasi, koordinasi, dan pertukaran nilai di sekitar model AI serta output yang dihasilkan AI. Ekosistem ini menggabungkan infrastruktur blockchain dan kecerdasan buatan untuk mendukung partisipasi terdesentralisasi dalam pengembangan, penerapan, dan pemanfaatan teknologi AI.
Selengkapnya di halaman OPG →Zerobase adalah jaringan infrastruktur kriptografi yang memanfaatkan zero-knowledge proofs (ZKPs) dan trusted execution environments (TEEs) untuk menghadirkan staking yang privat, sesuai regulasi, dan terprogram. Zerobase mendukung zkStaking, zkLogin, dan ProofYield untuk institusi DeFi, privasi pengguna, dan strategi aset dunia nyata tanpa mengungkap data sensitif.
Selengkapnya di halaman ZBT →