Perbedaan Open Gradient dan Ondo US Dollar Yield: Open Gradient diperdagangkan di Rp1.636 (kapitalisasi pasar Rp350,49M, volume 24 jam Rp179,11M), sedangkan Ondo US Dollar Yield diperdagangkan di Rp20.407 (kapitalisasi pasar Rp38,3T, volume 24 jam Rp5,06M). Perbedaan utamanya: Ondo US Dollar Yield jauh lebih besar — sekitar 109,3× kapitalisasi pasar Open Gradient, dan suplai Open Gradient dibatasi (213,8M / 1B OPG (22%)), sedangkan Ondo US Dollar Yield terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Open Gradient selama 5 Hari dan Ondo US Dollar Yield selama 20 Hari.
| OPG | USDY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp350,49M | Rp38,3T |
Volume (24h) | Rp179,11M | Rp5,06M |
Suplai yang Beredar | 213,8M / 1B OPG (22%) | 1,9B USDY |
Typical Hold Time | 5 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
OPG adalah aset native dari Open Gradient, protokol yang berfokus pada kolaborasi, koordinasi, dan pertukaran nilai di sekitar model AI serta output yang dihasilkan AI. Ekosistem ini menggabungkan infrastruktur blockchain dan kecerdasan buatan untuk mendukung partisipasi terdesentralisasi dalam pengembangan, penerapan, dan pemanfaatan teknologi AI.
Selengkapnya di halaman OPG →Ondo USDY adalah protokol pinjaman terdesentralisasi yang mendukung aset dengan batasan transfer. Desainnya yang fleksibel memungkinkan akses ke lebih banyak instrumen keuangan. USDY menjadi jembatan untuk menghadirkan aset dunia nyata ke blockchain.
Selengkapnya di halaman USDY →