Perbedaan Open Gradient dan Towns: Open Gradient diperdagangkan di Rp1.621 (kapitalisasi pasar Rp346,87M, volume 24 jam Rp173,89M), sedangkan Towns diperdagangkan di Rp39,06 (kapitalisasi pasar Rp132,52M, volume 24 jam Rp51,13M). Perbedaan utamanya: Open Gradient jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Towns, dan suplai Open Gradient dibatasi (213,8M / 1B OPG (22%)), sedangkan Towns terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Open Gradient selama 5 Hari dan Towns selama 28 Hari.
| OPG | TOWNS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp346,87M | Rp132,52M |
Volume (24h) | Rp173,89M | Rp51,13M |
Suplai yang Beredar | 213,8M / 1B OPG (22%) | 3,4B TOWNS |
Typical Hold Time | 5 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
OPG adalah aset native dari Open Gradient, protokol yang berfokus pada kolaborasi, koordinasi, dan pertukaran nilai di sekitar model AI serta output yang dihasilkan AI. Ekosistem ini menggabungkan infrastruktur blockchain dan kecerdasan buatan untuk mendukung partisipasi terdesentralisasi dalam pengembangan, penerapan, dan pemanfaatan teknologi AI.
Selengkapnya di halaman OPG →Towns Protocol adalah infrastruktur komunikasi yang dirancang untuk mendukung aplikasi pesan real-time. Protokol ini terdiri dari blockchain Layer 2 yang kompatibel dengan EVM, node stream terdesentralisasi untuk pengiriman pesan, dan smart contract di Base, salah satu Layer 2 Ethereum. Towns memungkinkan terciptanya grup percakapan terprogram yang disebut Spaces, dengan dukungan enkripsi pesan, keanggotaan on-chain, staking, dan monetisasi lewat smart contract. Dengan ini, pengguna dapat membangun platform komunikasi tanpa perantara terpusat.
Selengkapnya di halaman TOWNS →