Perbedaan Open Gradient dan MyShell: Open Gradient diperdagangkan di Rp1.643 (kapitalisasi pasar Rp352,36M, volume 24 jam Rp191,88M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp353,61 (kapitalisasi pasar Rp144,72M, volume 24 jam Rp84,58M). Perbedaan utamanya: Open Gradient jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar MyShell, dan suplai beredar Open Gradient 213,8M / 1B OPG (22%) dibanding 409,1M / 1B SHELL (41%) milik MyShell. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Open Gradient selama 5 Hari dan MyShell selama 21 Hari.
| OPG | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp352,36M | Rp144,72M |
Volume (24h) | Rp191,88M | Rp84,58M |
Suplai yang Beredar | 213,8M / 1B OPG (22%) | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
OPG adalah aset native dari Open Gradient, protokol yang berfokus pada kolaborasi, koordinasi, dan pertukaran nilai di sekitar model AI serta output yang dihasilkan AI. Ekosistem ini menggabungkan infrastruktur blockchain dan kecerdasan buatan untuk mendukung partisipasi terdesentralisasi dalam pengembangan, penerapan, dan pemanfaatan teknologi AI.
Selengkapnya di halaman OPG →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →