Perbedaan Open Gradient dan Saros: Open Gradient diperdagangkan di Rp2.043 (kapitalisasi pasar Rp484,92M, volume 24 jam Rp344,86M), sedangkan Saros diperdagangkan di Rp8,08 (kapitalisasi pasar Rp28,43M, volume 24 jam Rp14,7M). Perbedaan utamanya: Open Gradient jauh lebih besar — sekitar 17,1× kapitalisasi pasar Saros, dan suplai beredar Open Gradient 236,7M / 1B OPG (24%) dibanding 3,5B / 10B SAROS (36%) milik Saros. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Open Gradient selama 2 Hari dan Saros selama 21 Hari.
| OPG | SAROS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp484,92M | Rp28,43M |
Volume (24h) | Rp344,86M | Rp14,7M |
Suplai yang Beredar | 236,7M / 1B OPG (24%) | 3,5B / 10B SAROS (36%) |
Typical Hold Time | 2 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
OPG adalah aset native dari Open Gradient, protokol yang berfokus pada kolaborasi, koordinasi, dan pertukaran nilai di sekitar model AI serta output yang dihasilkan AI. Ekosistem ini menggabungkan infrastruktur blockchain dan kecerdasan buatan untuk mendukung partisipasi terdesentralisasi dalam pengembangan, penerapan, dan pemanfaatan teknologi AI.
Selengkapnya di halaman OPG →Saros adalah platform identitas digital dan super app di blockchain Solana. Dimulai dengan SarosSwap DEX, Saros kini berkembang menjadi ekosistem Web3 lengkap. Dompet non-kustodialnya menawarkan Social Login, Watch-only mode, dan dompet hibrida NFC untuk keamanan dan kenyamanan lebih baik. Dompet ini juga terintegrasi dengan SolanaPay untuk transaksi cepat melalui modul pembayaran internal.
Selengkapnya di halaman SAROS →