Perbedaan OpenLedger dan TAC Protocol: OpenLedger diperdagangkan di Rp2.680 (kapitalisasi pasar Rp828,74M, volume 24 jam Rp87,4M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp55,09 (kapitalisasi pasar Rp267,36M, volume 24 jam Rp106,53M). Perbedaan utamanya: OpenLedger jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai OpenLedger dibatasi (309,6M / 1B OPEN (31%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan OpenLedger selama 22 Hari dan TAC Protocol selama 4 Hari.
| OPEN | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp828,74M | Rp267,36M |
Volume (24h) | Rp87,4M | Rp106,53M |
Suplai yang Beredar | 309,6M / 1B OPEN (31%) | 4,8B TAC |
Typical Hold Time | 22 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
OpenLedger adalah blockchain AI yang membuka likuiditas untuk monetisasi data, model, aplikasi, dan agen. Protokol ini memfasilitasi pelatihan, penerapan, dan pelacakan on-chain untuk model AI dan data khusus, sekaligus mengatasi tantangan penting terkait transparansi, atribusi, dan verifiabilitas dalam AI.
Selengkapnya di halaman OPEN →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →