Perbedaan OpenLedger dan Polymesh: OpenLedger diperdagangkan di Rp2.674 (kapitalisasi pasar Rp820,03M, volume 24 jam Rp85,99M), sedangkan Polymesh diperdagangkan di Rp655,63 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M). Perbedaan utamanya: OpenLedger lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai OpenLedger dibatasi (309,6M / 1B OPEN (31%)), sedangkan Polymesh terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan OpenLedger selama 22 Hari dan Polymesh selama 20 Hari.
| OPEN | POLYX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp820,03M | Rp699,51M |
Volume (24h) | Rp85,99M | Rp22,08M |
Suplai yang Beredar | 309,6M / 1B OPEN (31%) | 1,1B POLYX |
Typical Hold Time | 22 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
OpenLedger adalah blockchain AI yang membuka likuiditas untuk monetisasi data, model, aplikasi, dan agen. Protokol ini memfasilitasi pelatihan, penerapan, dan pelacakan on-chain untuk model AI dan data khusus, sekaligus mengatasi tantangan penting terkait transparansi, atribusi, dan verifiabilitas dalam AI.
Selengkapnya di halaman OPEN →POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.
Selengkapnya di halaman POLYX →