Perbedaan OpenLedger dan Pepe: OpenLedger diperdagangkan di Rp2.685 (kapitalisasi pasar Rp820,03M, volume 24 jam Rp85,99M), sedangkan Pepe diperdagangkan di Rp0,0507 (kapitalisasi pasar Rp20,78T, volume 24 jam Rp4,42T). Perbedaan utamanya: Pepe jauh lebih besar — sekitar 25,3× kapitalisasi pasar OpenLedger, dan suplai beredar OpenLedger 309,6M / 1B OPEN (31%) dibanding 413,8T / 413,8T PEPE (100%) milik Pepe. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan OpenLedger selama 22 Hari dan Pepe selama 52 Hari.
| OPEN | PEPE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp820,03M | Rp20,78T |
Volume (24h) | Rp85,99M | Rp4,42T |
Suplai yang Beredar | 309,6M / 1B OPEN (31%) | 413,8T / 413,8T PEPE (100%) |
Typical Hold Time | 22 Hari | 52 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
OpenLedger adalah blockchain AI yang membuka likuiditas untuk monetisasi data, model, aplikasi, dan agen. Protokol ini memfasilitasi pelatihan, penerapan, dan pelacakan on-chain untuk model AI dan data khusus, sekaligus mengatasi tantangan penting terkait transparansi, atribusi, dan verifiabilitas dalam AI.
Selengkapnya di halaman OPEN →PEPE adalah memecoin deflasi yang diluncurkan di Ethereum. Mata uang kripto ini dibuat sebagai penghargaan untuk meme internet Pepe the Frog, yang dibuat oleh Matt Furie, yang mendapatkan popularitas di awal tahun 2000-an. Proyek ini bertujuan untuk memanfaatkan popularitas koin meme, seperti Shiba Inu dan Dogecoin, dan berusaha untuk memantapkan dirinya sebagai salah satu mata uang kripto berbasis meme teratas. PEPE mengimbau komunitas mata uang kripto dengan melembagakan kebijakan tanpa pajak, sistem redistributif yang memberi penghargaan kepada pemilik jangka panjang, dan mekanisme pembakaran untuk mempertahankan kelangkaan koin PEPE.
Selengkapnya di halaman PEPE →