Perbedaan Ontology Gas dan Stader: Ontology Gas diperdagangkan di Rp731,33 (kapitalisasi pasar Rp348,75M, volume 24 jam Rp8,22M), sedangkan Stader diperdagangkan di Rp1.841 (kapitalisasi pasar Rp129,99M, volume 24 jam Rp12,1M). Perbedaan utamanya: Ontology Gas jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Stader, dan suplai beredar Ontology Gas 477,1M / 1B ONG (48%) dibanding 70,8M / 120M SD (59%) milik Stader. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ontology Gas selama 37 Hari dan Stader selama 13 Hari.
| ONG | SD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp348,75M | Rp129,99M |
Volume (24h) | Rp8,22M | Rp12,1M |
Suplai yang Beredar | 477,1M / 1B ONG (48%) | 70,8M / 120M SD (59%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 13 Hari |
Ontology adalah platform blockchain yang berfokus pada identitas digital dan data. Platform ini mendukung kolaborasi cross-chain dan skalabilitas layer 2, serta menawarkan protokol identitas terdesentralisasi dan berbagi data. Ontology menggunakan model token ganda, dengan ONT dan ONG sebagai token utilitas. ONT digunakan untuk staking, sedangkan ONG digunakan untuk transaksi di dalam chain.
Selengkapnya di halaman ONG →Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →