Perbedaan Origin Protocol dan LayerZero: Origin Protocol diperdagangkan di Rp288,22 (kapitalisasi pasar Rp198,65M, volume 24 jam Rp17,61M), sedangkan LayerZero diperdagangkan di Rp14.299 (kapitalisasi pasar Rp5,18T, volume 24 jam Rp311,06M). Perbedaan utamanya: LayerZero jauh lebih besar — sekitar 26,1× kapitalisasi pasar Origin Protocol, dan suplai beredar Origin Protocol 689,5M / 1,4B OGN (49%) dibanding 364M / 1B ZRO (37%) milik LayerZero. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Origin Protocol selama 75 Hari dan LayerZero selama 13 Hari.
| OGN | ZRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp198,65M | Rp5,18T |
Volume (24h) | Rp17,61M | Rp311,06M |
Suplai yang Beredar | 689,5M / 1,4B OGN (49%) | 364M / 1B ZRO (37%) |
Typical Hold Time | 75 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →LayerZero adalah protokol interoperabilitas blockchain yang menghubungkan berbagai blockchain untuk mendukung pengembangan aplikasi dan token omnichain. LayerZero menggunakan endpoint on-chain yang tidak dapat diubah dan Security Stack, memastikan pesan yang aman dan bebas sensor di berbagai jaringan blockchain.
Selengkapnya di halaman ZRO →