Perbedaan Origin Protocol dan Tether Gold: Origin Protocol diperdagangkan di Rp288,22 (kapitalisasi pasar Rp198,65M, volume 24 jam Rp17,61M), sedangkan Tether Gold diperdagangkan di Rp77.516.989 (kapitalisasi pasar Rp47,48T, volume 24 jam Rp4,29T). Perbedaan utamanya: Tether Gold jauh lebih besar — sekitar 239× kapitalisasi pasar Origin Protocol, dan suplai Origin Protocol dibatasi (689,5M / 1,4B OGN (49%)), sedangkan Tether Gold terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Origin Protocol selama 75 Hari dan Tether Gold selama 40 Hari.
| OGN | XAUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp198,65M | Rp47,48T |
Volume (24h) | Rp17,61M | Rp4,29T |
Suplai yang Beredar | 689,5M / 1,4B OGN (49%) | 612,8K XAUT |
Typical Hold Time | 75 Hari | 40 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →Tether Gold adalah stablecoin yang mewakili kepemilikan satu troy ons emas murni dalam bentuk emas batangan fisik yang memenuhi standar Good Delivery dari London Bullion Market Association (LBMA), dengan rasio 1:1. Tether Gold memberikan akses kepemilikan emas fisik melalui stablecoin, sekaligus menghilangkan kelemahan umum seperti biaya penyimpanan tinggi dan akses yang terbatas.
Selengkapnya di halaman XAUT →