Perbedaan Origin Protocol dan Vana: Origin Protocol diperdagangkan di Rp303,16 (kapitalisasi pasar Rp203,76M, volume 24 jam Rp137,6M), sedangkan Vana diperdagangkan di Rp22.407 (kapitalisasi pasar Rp627,53M, volume 24 jam Rp20,83M). Perbedaan utamanya: Vana jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Origin Protocol, dan suplai beredar Origin Protocol 673,1M / 1,4B OGN (48%) dibanding 30,1M / 120M VANA (26%) milik Vana. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Origin Protocol selama 74 Hari dan Vana selama 7 Hari.
| OGN | VANA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp203,76M | Rp627,53M |
Volume (24h) | Rp137,6M | Rp20,83M |
Suplai yang Beredar | 673,1M / 1,4B OGN (48%) | 30,1M / 120M VANA (26%) |
Typical Hold Time | 74 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →Vana ($VANA) adalah blokchain Layer 1 yang kompatible dengan EVM, mengubah data pribadi menjadi aset finansial yang dapat diperdagangkan. Vana memberdayakan pengguna untuk memonetisasi data pribadi mereka dengan aman melalui Data DAO (Decentralized Autonomous Organization) dan mekanisme inovatif seperti Proof-of-Contribution. Dengan mengumpulkan dan memvalidasi data melalui Data Liquidity Pools (DLP), Vana dapat memfasilitasi pelatihan model AI yang juga melindungi privasi dan kepemilikan data pengguna. Berfokus pada pembentukan kelas aset baru berupa token data, Vana menjembatani Web2 dan Web3 serta membuka jalan bagi ekonomi data berbasis AI yang revolusioner.
Selengkapnya di halaman VANA →