Perbedaan Origin Protocol dan UMA: Origin Protocol diperdagangkan di Rp303,58 (kapitalisasi pasar Rp204,1M, volume 24 jam Rp138,81M), sedangkan UMA diperdagangkan di Rp6.551 (kapitalisasi pasar Rp609,5M, volume 24 jam Rp34,31M). Perbedaan utamanya: UMA jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Origin Protocol, dan suplai Origin Protocol dibatasi (673,1M / 1,4B OGN (48%)), sedangkan UMA terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Origin Protocol selama 74 Hari dan UMA selama 71 Hari.
| OGN | UMA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp204,1M | Rp609,5M |
Volume (24h) | Rp138,81M | Rp34,31M |
Suplai yang Beredar | 673,1M / 1,4B OGN (48%) | 91,7M UMA |
Typical Hold Time | 74 Hari | 71 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →UMA, atau Universal Market Access, adalah protokol untuk penciptaan aset sintetis berbasis blockchain Ethereum (ETH). UMA memungkinkan counterparty untuk mendigitalkan dan mengotomatiskan setiap derivatif keuangan dunia nyata, seperti kontrak berjangka, kontrak untuk perbedaan (CFD), atau swap total return.
Selengkapnya di halaman UMA →