Perbedaan Origin Protocol dan Towns: Origin Protocol diperdagangkan di Rp288,22 (kapitalisasi pasar Rp198,5M, volume 24 jam Rp17,18M), sedangkan Towns diperdagangkan di Rp39,11 (kapitalisasi pasar Rp133,06M, volume 24 jam Rp50,06M). Perbedaan utamanya: Origin Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Origin Protocol dibatasi (689,5M / 1,4B OGN (49%)), sedangkan Towns terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Origin Protocol selama 75 Hari dan Towns selama 28 Hari.
| OGN | TOWNS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp198,5M | Rp133,06M |
Volume (24h) | Rp17,18M | Rp50,06M |
Suplai yang Beredar | 689,5M / 1,4B OGN (49%) | 3,4B TOWNS |
Typical Hold Time | 75 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →Towns Protocol adalah infrastruktur komunikasi yang dirancang untuk mendukung aplikasi pesan real-time. Protokol ini terdiri dari blockchain Layer 2 yang kompatibel dengan EVM, node stream terdesentralisasi untuk pengiriman pesan, dan smart contract di Base, salah satu Layer 2 Ethereum. Towns memungkinkan terciptanya grup percakapan terprogram yang disebut Spaces, dengan dukungan enkripsi pesan, keanggotaan on-chain, staking, dan monetisasi lewat smart contract. Dengan ini, pengguna dapat membangun platform komunikasi tanpa perantara terpusat.
Selengkapnya di halaman TOWNS →