Perbedaan Origin Protocol dan Thena: Origin Protocol diperdagangkan di Rp303 (kapitalisasi pasar Rp203,76M, volume 24 jam Rp137,6M), sedangkan Thena diperdagangkan di Rp998,57 (kapitalisasi pasar Rp133,8M, volume 24 jam Rp117,31M). Perbedaan utamanya: Origin Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Origin Protocol 673,1M / 1,4B OGN (48%) dibanding 133,3M / 326,1M THE (41%) milik Thena. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Origin Protocol selama 74 Hari dan Thena selama 59 Hari.
| OGN | THE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp203,76M | Rp133,8M |
Volume (24h) | Rp137,6M | Rp117,31M |
Suplai yang Beredar | 673,1M / 1,4B OGN (48%) | 133,3M / 326,1M THE (41%) |
Typical Hold Time | 74 Hari | 59 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →Thena adalah pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang beroperasi dalam BNB Chain. Thena menyediakan layanan luas untuk aktivitas keuangan terdesentralisasi (DeFi). Ini juga dirancang untuk memfasilitasi trading spot dan perpetual untuk berbagai jenis aset, sehingga dapat memenuhi kebutuhan berbagai partisipan dalam ekosistem DeFi.
Selengkapnya di halaman THE →