Perbedaan Origin Protocol dan Starknet: Origin Protocol diperdagangkan di Rp303,34 (kapitalisasi pasar Rp203,76M, volume 24 jam Rp137,6M), sedangkan Starknet diperdagangkan di Rp524,5 (kapitalisasi pasar Rp3,45T, volume 24 jam Rp434,25M). Perbedaan utamanya: Starknet jauh lebih besar — sekitar 16,9× kapitalisasi pasar Origin Protocol, dan suplai Origin Protocol dibatasi (673,1M / 1,4B OGN (48%)), sedangkan Starknet terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Origin Protocol selama 74 Hari dan Starknet selama 73 Hari.
| OGN | STRK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp203,76M | Rp3,45T |
Volume (24h) | Rp137,6M | Rp434,25M |
Suplai yang Beredar | 673,1M / 1,4B OGN (48%) | 6,6B STRK |
Typical Hold Time | 74 Hari | 73 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →