Perbedaan Origin Protocol dan Siacoin: Origin Protocol diperdagangkan di Rp303,76 (kapitalisasi pasar Rp205,33M, volume 24 jam Rp137,63M), sedangkan Siacoin diperdagangkan di Rp11,1 (kapitalisasi pasar Rp622,57M, volume 24 jam Rp75,69M). Perbedaan utamanya: Siacoin jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Origin Protocol, dan suplai Origin Protocol dibatasi (673,1M / 1,4B OGN (48%)), sedangkan Siacoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Origin Protocol selama 74 Hari dan Siacoin selama 58 Hari.
| OGN | SC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp205,33M | Rp622,57M |
Volume (24h) | Rp137,63M | Rp75,69M |
Suplai yang Beredar | 673,1M / 1,4B OGN (48%) | 56B SC |
Typical Hold Time | 74 Hari | 58 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →Siacoin (SC) adalah token utilitas asli Sia, sebuah platform penyimpanan cloud terdistribusi dan terdesentralisasi berbasis blockchain. Sia bertindak sebagai pasar yang aman untuk penyimpanan cloud di mana pengguna dapat menyewa akses ke ruang penyimpanan mereka yang tidak terpakai. Tujuan utama proyek ini adalah untuk menjadi "tulang punggung lapisan penyimpanan internet."
Selengkapnya di halaman SC →