Perbedaan Origin Protocol dan iExec RLC: Origin Protocol diperdagangkan di Rp288,04 (kapitalisasi pasar Rp198,56M, volume 24 jam Rp16,9M), sedangkan iExec RLC diperdagangkan di Rp4.739 (kapitalisasi pasar Rp412,07M, volume 24 jam Rp26,62M). Perbedaan utamanya: iExec RLC jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Origin Protocol, dan suplai beredar Origin Protocol 689,5M / 1,4B OGN (49%) dibanding 87M / 87M RLC (100%) milik iExec RLC. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Origin Protocol selama 75 Hari dan iExec RLC selama 35 Hari.
| OGN | RLC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp198,56M | Rp412,07M |
Volume (24h) | Rp16,9M | Rp26,62M |
Suplai yang Beredar | 689,5M / 1,4B OGN (49%) | 87M / 87M RLC (100%) |
Typical Hold Time | 75 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →iExec (RLC) adalah penyedia utama komputasi terdesentralisasi berbasis blockchain yang terkemuka. Blockchain digunakan untuk mengatur jaringan pasar di mana orang dapat memonetisasi daya komputasi mereka serta aplikasi dan bahkan kumpulan data. iExec dapat mendukung aplikasi di bidang-bidang seperti data besar, kesehatan, AI, rendering, dan tekfin. iExec didirikan pada 16 Oktober 2016, dengan tujuan untuk menciptakan kembali komputasi cloud melalui pembuatan paradigma komputasi cloud baru.
Selengkapnya di halaman RLC →