Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Origin Protocol (OGN) vs Raydium (RAY)

Origin ProtocolTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Origin Protocol dan Raydium: Origin Protocol diperdagangkan di Rp306,45 (kapitalisasi pasar Rp206,65M, volume 24 jam Rp138,41M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,4T, volume 24 jam Rp240,75M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 16,5× kapitalisasi pasar Origin Protocol, dan suplai beredar Origin Protocol 673,1M / 1,4B OGN (48%) dibanding 269,3M / 555M RAY (49%) milik Raydium. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Origin Protocol selama 74 Hari dan Raydium selama 24 Hari.

OGNRAY
Kap. Pasar
Rp206,65MRp3,4T
Volume (24h)
Rp138,41MRp240,75M
Suplai yang Beredar
673,1M / 1,4B OGN (48%)269,3M / 555M RAY (49%)
Typical Hold Time
74 Hari24 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Origin Protocol

Origin Protocol (OGN) saat ini diperdagangkan di Rp299,84 dengan sinyal teknis bullish meskipun moving averages menunjukkan tekanan bearish. Token berada di zona pivot Rp305 dengan support kuat di Rp285 dan resistance di Rp318. Market cap mencapai Rp202,66M dengan sirkulasi token 48%. RSI netral menunjukkan ruang untuk pergerakan lebih lanjut.

Outlook jangka pendek netral-bullish dengan momentum positif dari osilator, namun perlu waspada terhadap volatilitas tinggi kripto. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas dan tekanan jual dari moving averages. Peluang terletak pada breakout di atas resistance Rp318 untuk menuju level Rp338.

Raydium

RAY saat ini diperdagangkan di Rp12.312 dengan kapitalisasi pasar Rp3,34T, menunjukkan sinyal teknis bearish jangka pendek namun dengan indikator osilator netral. Token ini mengalami momentum positif dengan volume perdagangan melebihi Rp1.000T setelah listing di Robinhood dan Revolut, serta inovasi perdagangan tokenisasi saham SpaceX di Solana. Sirkulasi token mencapai 49% dengan waktu hold rata-rata 24 hari, menunjukkan distribusi yang sehat.

Outlook: Potensi rebound dari level support Rp11.714 dengan momentum listing exchange besar, namun tekanan bearish dari moving averages perlu diwaspadai. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi dan ketergantungan pada ekosistem Solana. Peluang terletak pada adopsi DEX yang meningkat dan integrasi produk keuangan tradisional.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

OGN
81% Beli19% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 74 Hari
RAY
30% Beli70% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 24 Hari

Tentang Origin Protocol

Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.

Selengkapnya di halaman OGN

Tentang Raydium

Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.

Selengkapnya di halaman RAY