Perbedaan Origin Protocol dan Ponke: Origin Protocol diperdagangkan di Rp288,22 (kapitalisasi pasar Rp198,5M, volume 24 jam Rp17,18M), sedangkan Ponke diperdagangkan di Rp258,55 (kapitalisasi pasar Rp160,35M, volume 24 jam Rp28,06M). Perbedaan utamanya: Origin Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Origin Protocol 689,5M / 1,4B OGN (49%) dibanding 555,5M / 555,6M PONKE (100%) milik Ponke. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Origin Protocol selama 75 Hari dan Ponke selama 12 Hari.
| OGN | PONKE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp198,5M | Rp160,35M |
Volume (24h) | Rp17,18M | Rp28,06M |
Suplai yang Beredar | 689,5M / 1,4B OGN (49%) | 555,5M / 555,6M PONKE (100%) |
Typical Hold Time | 75 Hari | 12 Hari |
Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →PONKE adalah aset digital baru yang dibuat di jaringan Solana, terkenal dengan transaksi cepat dan biaya rendah. Token ini menonjol karena pendekatan tokenomiknya yang unik, dengan total pasokan 555 juta token. PONKE dirancang untuk memenuhi kebutuhan trader online dan penggemar game, memberikan pengalaman yang lancar dan menyenangkan. Listing di bursa crypto besar meningkatkan aksesibilitasnya, sementara pendekatan berbasis komunitas mendorong keterlibatan pengguna melalui fitur seperti 'helmet' dan saluran media sosial aktif.
Selengkapnya di halaman PONKE →