Perbedaan Origin Protocol dan Peanut the Squirrel: Origin Protocol diperdagangkan di Rp303,58 (kapitalisasi pasar Rp204,1M, volume 24 jam Rp138,81M), sedangkan Peanut the Squirrel diperdagangkan di Rp781,98 (kapitalisasi pasar Rp780,14M, volume 24 jam Rp108,55M). Perbedaan utamanya: Peanut the Squirrel jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Origin Protocol, dan suplai Origin Protocol dibatasi (673,1M / 1,4B OGN (48%)), sedangkan Peanut the Squirrel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Origin Protocol selama 74 Hari dan Peanut the Squirrel selama 41 Hari.
| OGN | PNUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp204,1M | Rp780,14M |
Volume (24h) | Rp138,81M | Rp108,55M |
Suplai yang Beredar | 673,1M / 1,4B OGN (48%) | 999,8M PNUT |
Typical Hold Time | 74 Hari | 41 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →Peanut the Squirrel (PNUT) adalah koin meme yang diluncurkan di blockchain Solana, terinspirasi dari sebuah peristiwa menyentuh yang ramai dibicarakan di media sosial. Koin ini menceritakan kisah Pnuts, tupai peliharaan yang disayangi, dan rekannya, Fred, yang membawa kebahagiaan dan kehangatan bagi para pengasuh dan pengikutnya. PNUT bertujuan untuk menyalurkan cinta dan dukungan luar biasa terhadap kisah ini menjadi gerakan yang melindungi makhluk kecil. Koin ini mewakili misi kepedulian, kenangan, dan perubahan bermakna dalam dunia kripto, menggabungkan semangat komunitas dengan tujuan yang berdampak.
Selengkapnya di halaman PNUT →