Perbedaan OG Fan Token dan TAC Protocol: OG Fan Token diperdagangkan di Rp47.921 (kapitalisasi pasar Rp227,24M, volume 24 jam Rp216,27M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp53,45 (kapitalisasi pasar Rp253,95M, volume 24 jam Rp109,75M). Perbedaan utamanya: OG Fan Token dan TAC Protocol berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai OG Fan Token dibatasi (4,7M / 5M OG (95%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan OG Fan Token selama 23 Hari dan TAC Protocol selama 4 Hari.
| OG | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp227,24M | Rp253,95M |
Volume (24h) | Rp216,27M | Rp109,75M |
Suplai yang Beredar | 4,7M / 5M OG (95%) | 4,8B TAC |
Typical Hold Time | 23 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
OG adalah fan token dari klub esport OG. Token ini memungkinkan penggemarnya untuk terlibat dalam kegiatan klub, termasuk voting untuk polling dalam aplikasi. Pemegang token akan mendapatkan reward, experience, dan konten eksklusif.
Selengkapnya di halaman OG →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →