Perbedaan Orbiter Finance dan STBL: Orbiter Finance diperdagangkan di Rp6,13 (kapitalisasi pasar Rp33,03M, volume 24 jam Rp29,9M), sedangkan STBL diperdagangkan di Rp414,83 (kapitalisasi pasar Rp289,22M, volume 24 jam Rp41,9M). Perbedaan utamanya: STBL jauh lebih besar — sekitar 8,8× kapitalisasi pasar Orbiter Finance, dan suplai beredar Orbiter Finance 5,5B / 10B OBT (56%) dibanding 700M / 10B STBL (8%) milik STBL. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Orbiter Finance selama 10 Hari dan STBL selama 7 Hari.
| OBT | STBL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp33,03M | Rp289,22M |
Volume (24h) | Rp29,9M | Rp41,9M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B OBT (56%) | 700M / 10B STBL (8%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Orbiter Finance adalah infrastruktur blockchain interoperabilitas yang dibangun dengan teknologi zero-knowledge (ZK-tech). Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan interaksi blockchain, memastikan interoperabilitas yang mulus, serta mengurangi fragmentasi likuiditas. Orbiter mewujudkannya melalui solusi inovatif, termasuk protokol lintas-rantai universal dan Omni Account Abstraction. Tujuannya adalah untuk mendefinisikan ulang pengalaman Web3 di era multichain.
Selengkapnya di halaman OBT →STBL adalah protokol stablecoin terdesentralisasi yang memisahkan jaminan aset dunia nyata menjadi stablecoin yang dapat digunakan (USST) dan NFT penghasil imbal hasil (YLD), dengan tata kelola melalui token STBL. Arsitektur tiga tokennya membedakan fungsi likuiditas, imbal hasil, dan governance. Didukung oleh Treasury dan dana pasar uang yang ditokenisasi, protokol ini menekankan transparansi serta tata kelola berbasis komunitas.
Selengkapnya di halaman STBL →