Perbedaan Orbiter Finance dan Subsquid: Orbiter Finance diperdagangkan di Rp6,2 (kapitalisasi pasar Rp35,34M, volume 24 jam Rp29,56M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp543,13 (kapitalisasi pasar Rp548,56M, volume 24 jam Rp68,74M). Perbedaan utamanya: Subsquid jauh lebih besar — sekitar 15,5× kapitalisasi pasar Orbiter Finance, dan suplai beredar Orbiter Finance 5,5B / 10B OBT (56%) dibanding 1B / 1,3B SQD (76%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Orbiter Finance selama 10 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| OBT | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp35,34M | Rp548,56M |
Volume (24h) | Rp29,56M | Rp68,74M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B OBT (56%) | 1B / 1,3B SQD (76%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Orbiter Finance adalah infrastruktur blockchain interoperabilitas yang dibangun dengan teknologi zero-knowledge (ZK-tech). Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan interaksi blockchain, memastikan interoperabilitas yang mulus, serta mengurangi fragmentasi likuiditas. Orbiter mewujudkannya melalui solusi inovatif, termasuk protokol lintas-rantai universal dan Omni Account Abstraction. Tujuannya adalah untuk mendefinisikan ulang pengalaman Web3 di era multichain.
Selengkapnya di halaman OBT →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →