Perbedaan Orbiter Finance dan Qtum: Orbiter Finance diperdagangkan di Rp5,06 (kapitalisasi pasar Rp28,74M, volume 24 jam Rp13,73M), sedangkan Qtum diperdagangkan di Rp11.842 (kapitalisasi pasar Rp1,26T, volume 24 jam Rp86,09M). Perbedaan utamanya: Qtum jauh lebih besar — sekitar 43,8× kapitalisasi pasar Orbiter Finance, dan suplai beredar Orbiter Finance 5,7B / 10B OBT (58%) dibanding 106,1M / 107,8M QTUM (99%) milik Qtum. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Orbiter Finance selama 12 Hari dan Qtum selama 69 Hari.
| OBT | QTUM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp28,74M | Rp1,26T |
Volume (24h) | Rp13,73M | Rp86,09M |
Suplai yang Beredar | 5,7B / 10B OBT (58%) | 106,1M / 107,8M QTUM (99%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 69 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Orbiter Finance adalah infrastruktur blockchain interoperabilitas yang dibangun dengan teknologi zero-knowledge (ZK-tech). Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan interaksi blockchain, memastikan interoperabilitas yang mulus, serta mengurangi fragmentasi likuiditas. Orbiter mewujudkannya melalui solusi inovatif, termasuk protokol lintas-rantai universal dan Omni Account Abstraction. Tujuannya adalah untuk mendefinisikan ulang pengalaman Web3 di era multichain.
Selengkapnya di halaman OBT →QTUM (diucapkan "kuantum") adalah platform blockchain open-source dengan proof-of-stake (PoS) smart contract dan protokol transfer nilai. QTUM bertujuan untuk menyatukan kekuatan Bitcoin dan Ethereum dalam satu chain. Qtum dibangun di atas model transaksi UTXO Bitcoin, dengan fungsionalitas tambahan dari eksekusi smart contract dan DApps. Baru-baru ini, QTUM menambahkan dukungan untuk aplikasi DeFi. Per Maret 2021, ada lebih dari 20 token yang telah dibuat di blockchain Qtum.
Selengkapnya di halaman QTUM →