Perbedaan Orbiter Finance dan Ordinals: Orbiter Finance diperdagangkan di Rp5,13 (kapitalisasi pasar Rp29,48M, volume 24 jam Rp13,68M), sedangkan Ordinals diperdagangkan di Rp63.005 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp173,25M). Perbedaan utamanya: Ordinals jauh lebih besar — sekitar 44,8× kapitalisasi pasar Orbiter Finance, dan suplai beredar Orbiter Finance 5,7B / 10B OBT (58%) dibanding 21M / 21M ORDI (100%) milik Ordinals. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Orbiter Finance selama 12 Hari dan Ordinals selama 36 Hari.
| OBT | ORDI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp29,48M | Rp1,32T |
Volume (24h) | Rp13,68M | Rp173,25M |
Suplai yang Beredar | 5,7B / 10B OBT (58%) | 21M / 21M ORDI (100%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 36 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Orbiter Finance adalah infrastruktur blockchain interoperabilitas yang dibangun dengan teknologi zero-knowledge (ZK-tech). Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan interaksi blockchain, memastikan interoperabilitas yang mulus, serta mengurangi fragmentasi likuiditas. Orbiter mewujudkannya melalui solusi inovatif, termasuk protokol lintas-rantai universal dan Omni Account Abstraction. Tujuannya adalah untuk mendefinisikan ulang pengalaman Web3 di era multichain.
Selengkapnya di halaman OBT →Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →