Perbedaan Orbiter Finance dan Origin Protocol: Orbiter Finance diperdagangkan di Rp6,2 (kapitalisasi pasar Rp35,34M, volume 24 jam Rp29,56M), sedangkan Origin Protocol diperdagangkan di Rp302,8 (kapitalisasi pasar Rp203,76M, volume 24 jam Rp137,6M). Perbedaan utamanya: Origin Protocol jauh lebih besar — sekitar 5,8× kapitalisasi pasar Orbiter Finance, dan suplai beredar Orbiter Finance 5,5B / 10B OBT (56%) dibanding 673,1M / 1,4B OGN (48%) milik Origin Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Orbiter Finance selama 10 Hari dan Origin Protocol selama 74 Hari.
| OBT | OGN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp35,34M | Rp203,76M |
Volume (24h) | Rp29,56M | Rp137,6M |
Suplai yang Beredar | 5,5B / 10B OBT (56%) | 673,1M / 1,4B OGN (48%) |
Typical Hold Time | 10 Hari | 74 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Orbiter Finance adalah infrastruktur blockchain interoperabilitas yang dibangun dengan teknologi zero-knowledge (ZK-tech). Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan interaksi blockchain, memastikan interoperabilitas yang mulus, serta mengurangi fragmentasi likuiditas. Orbiter mewujudkannya melalui solusi inovatif, termasuk protokol lintas-rantai universal dan Omni Account Abstraction. Tujuannya adalah untuk mendefinisikan ulang pengalaman Web3 di era multichain.
Selengkapnya di halaman OBT →Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →