Perbedaan Obol dan Skate: Obol diperdagangkan di Rp157,55 (kapitalisasi pasar Rp30,1M, volume 24 jam Rp51,72M), sedangkan Skate diperdagangkan di Rp42,51 (kapitalisasi pasar Rp7,09M, volume 24 jam Rp3,68M). Perbedaan utamanya: Obol jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar Skate, dan suplai beredar Obol 161,3M / 500M OBOL (33%) dibanding 166,9M / 1B SKATE (17%) milik Skate. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Obol selama 16 Hari dan Skate selama 12 Hari.
| OBOL | SKATE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp30,1M | Rp7,09M |
Volume (24h) | Rp51,72M | Rp3,68M |
Suplai yang Beredar | 161,3M / 500M OBOL (33%) | 166,9M / 1B SKATE (17%) |
Typical Hold Time | 16 Hari | 12 Hari |
Obol mengembangkan teknologi penting yang meningkatkan desentralisasi dan keamanan Ethereum, saat ini melindungi miliaran ETH yang distake. Distributed Validators (DV) menawarkan uptime lebih baik, risiko lebih rendah, dan performa lebih tinggi dibanding staking tradisional. Dengan middleware Charon, DV memungkinkan validator Ethereum berfungsi di berbagai operator dan mesin, dilengkapi threshold signing dan distributed key generation untuk ketahanan tambahan. Obol Collective, yang didukung oleh Token OBOL, mencakup ekosistem operator desentralisasi terbesar dengan pemain utama seperti Lido dan Blockdaemon. Obol Stack mempermudah penyebaran node Ethereum dan infrastruktur desentralisasi lainnya, mendorong pertumbuhan ekonomi Ethereum.
Selengkapnya di halaman OBOL →Skate adalah infrastruktur multi-VM yang memungkinkan aplikasi terdesentralisasi berjalan mulus di berbagai blockchain. Skate juga memberi akses native ke aplikasi khusus VM, sehingga aplikasi EVM dapat beroperasi langsung di lingkungan SVM atau MOVE.
Selengkapnya di halaman SKATE →