Perbedaan Sui Name Service dan Turtle: Sui Name Service diperdagangkan di Rp197,89 (kapitalisasi pasar Rp62,06M, volume 24 jam Rp2,56M), sedangkan Turtle diperdagangkan di Rp780,55 (kapitalisasi pasar Rp119,22M, volume 24 jam Rp18,12M). Perbedaan utamanya: Turtle lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Sui Name Service 315,1M / 500M NS (64%) dibanding 154,7M / 1B TURTLE (16%) milik Turtle. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Sui Name Service selama 23 Hari dan Turtle selama 12 Hari.
| NS | TURTLE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp62,06M | Rp119,22M |
Volume (24h) | Rp2,56M | Rp18,12M |
Suplai yang Beredar | 315,1M / 500M NS (64%) | 154,7M / 1B TURTLE (16%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Sui Name Service adalah sistem penamaan terdesentralisasi di jaringan Sui yang memungkinkan pengguna mendaftarkan nama yang mudah dibaca untuk alamat dompet, smart contract, dan aplikasi terdesentralisasi (dApp). Dengan menyederhanakan alamat cryptography panjang menjadi nama pendek, SuiNS meningkatkan kemudahan penggunaan bagi pemula Web3. Dengan ekstensi ".sui", nama-nama unik ini berfungsi sebagai identitas bagi individu, organisasi, dan dApp, mendorong kepercayaan dan pengakuan di web terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman NS →Turtle menyelaraskan insentif antara protokol dan penyedia likuiditas untuk menghadirkan peluang yield unik. Sistem non-kustodial ini terintegrasi dengan API dan smart contract teraudit untuk melacak aliran likuiditas serta menyalurkan reward secara transparan. Turtle juga menyediakan layanan konsultasi bagi protokol yang membutuhkan insentif likuiditas yang efisien.
Selengkapnya di halaman TURTLE →