Perbedaan Sui Name Service dan TAC Protocol: Sui Name Service diperdagangkan di Rp230,09 (kapitalisasi pasar Rp70,82M, volume 24 jam Rp5,33M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp53,64 (kapitalisasi pasar Rp259,85M, volume 24 jam Rp107,33M). Perbedaan utamanya: TAC Protocol jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar Sui Name Service, dan suplai Sui Name Service dibatasi (307,2M / 500M NS (62%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Sui Name Service selama 22 Hari dan TAC Protocol selama 4 Hari.
| NS | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp70,82M | Rp259,85M |
Volume (24h) | Rp5,33M | Rp107,33M |
Suplai yang Beredar | 307,2M / 500M NS (62%) | 4,8B TAC |
Typical Hold Time | 22 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Sui Name Service adalah sistem penamaan terdesentralisasi di jaringan Sui yang memungkinkan pengguna mendaftarkan nama yang mudah dibaca untuk alamat dompet, smart contract, dan aplikasi terdesentralisasi (dApp). Dengan menyederhanakan alamat cryptography panjang menjadi nama pendek, SuiNS meningkatkan kemudahan penggunaan bagi pemula Web3. Dengan ekstensi ".sui", nama-nama unik ini berfungsi sebagai identitas bagi individu, organisasi, dan dApp, mendorong kepercayaan dan pengakuan di web terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman NS →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →