Perbedaan Non-Playable Coin dan TAC Protocol: Non-Playable Coin diperdagangkan di Rp126,78 (kapitalisasi pasar Rp952,42M, volume 24 jam Rp69,86M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp53,99 (kapitalisasi pasar Rp259,85M, volume 24 jam Rp107,33M). Perbedaan utamanya: Non-Playable Coin jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai Non-Playable Coin dibatasi (7,6B / 8,1B NPC (95%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Non-Playable Coin selama 5 Hari dan TAC Protocol selama 4 Hari.
| NPC | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp952,42M | Rp259,85M |
Volume (24h) | Rp69,86M | Rp107,33M |
Suplai yang Beredar | 7,6B / 8,1B NPC (95%) | 4,8B TAC |
Typical Hold Time | 5 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Non-Playable Coin (NPC) adalah proyek seni crypto eksperimental yang menggabungkan konsep memecoin dan NFT melalui model hybrid yang unik. Proyek ini merayakan meme NPC yang ikonik dengan fokus pada nilai budaya dan keterlibatan komunitas. Setiap token didukung oleh NFT, menghadirkan bentuk baru dalam kepemilikan aset digital.
Selengkapnya di halaman NPC →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →