Perbedaan Non-Playable Coin dan SUPRA: Non-Playable Coin diperdagangkan di Rp126,97 (kapitalisasi pasar Rp952,42M, volume 24 jam Rp69,86M), sedangkan SUPRA diperdagangkan di Rp3,71 (kapitalisasi pasar Rp122,09M, volume 24 jam Rp4,65M). Perbedaan utamanya: Non-Playable Coin jauh lebih besar — sekitar 7,8× kapitalisasi pasar SUPRA, dan suplai beredar Non-Playable Coin 7,6B / 8,1B NPC (95%) dibanding 32,5B / 100B SUPRA (33%) milik SUPRA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Non-Playable Coin selama 5 Hari dan SUPRA selama 15 Hari.
| NPC | SUPRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp952,42M | Rp122,09M |
Volume (24h) | Rp69,86M | Rp4,65M |
Suplai yang Beredar | 7,6B / 8,1B NPC (95%) | 32,5B / 100B SUPRA (33%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Non-Playable Coin (NPC) adalah proyek seni crypto eksperimental yang menggabungkan konsep memecoin dan NFT melalui model hybrid yang unik. Proyek ini merayakan meme NPC yang ikonik dengan fokus pada nilai budaya dan keterlibatan komunitas. Setiap token didukung oleh NFT, menghadirkan bentuk baru dalam kepemilikan aset digital.
Selengkapnya di halaman NPC →Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →