Perbedaan Non-Playable Coin dan Stader: Non-Playable Coin diperdagangkan di Rp94,48 (kapitalisasi pasar Rp723,32M, volume 24 jam Rp18,05M), sedangkan Stader diperdagangkan di Rp1.837 (kapitalisasi pasar Rp130,26M, volume 24 jam Rp12,52M). Perbedaan utamanya: Non-Playable Coin jauh lebih besar — sekitar 5,6× kapitalisasi pasar Stader, dan suplai beredar Non-Playable Coin 7,6B / 8,1B NPC (95%) dibanding 70,8M / 120M SD (59%) milik Stader. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Non-Playable Coin selama 5 Hari dan Stader selama 13 Hari.
| NPC | SD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp723,32M | Rp130,26M |
Volume (24h) | Rp18,05M | Rp12,52M |
Suplai yang Beredar | 7,6B / 8,1B NPC (95%) | 70,8M / 120M SD (59%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 13 Hari |
Non-Playable Coin (NPC) adalah proyek seni crypto eksperimental yang menggabungkan konsep memecoin dan NFT melalui model hybrid yang unik. Proyek ini merayakan meme NPC yang ikonik dengan fokus pada nilai budaya dan keterlibatan komunitas. Setiap token didukung oleh NFT, menghadirkan bentuk baru dalam kepemilikan aset digital.
Selengkapnya di halaman NPC →Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →