Perbedaan Non-Playable Coin dan Raydium: Non-Playable Coin diperdagangkan di Rp126,78 (kapitalisasi pasar Rp965,76M, volume 24 jam Rp69,93M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,36T, volume 24 jam Rp228,92M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 3,5× kapitalisasi pasar Non-Playable Coin, dan suplai beredar Non-Playable Coin 7,6B / 8,1B NPC (95%) dibanding 269,3M / 555M RAY (49%) milik Raydium. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Non-Playable Coin selama 5 Hari dan Raydium selama 24 Hari.
| NPC | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp965,76M | Rp3,36T |
Volume (24h) | Rp69,93M | Rp228,92M |
Suplai yang Beredar | 7,6B / 8,1B NPC (95%) | 269,3M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Non-Playable Coin (NPC) adalah proyek seni crypto eksperimental yang menggabungkan konsep memecoin dan NFT melalui model hybrid yang unik. Proyek ini merayakan meme NPC yang ikonik dengan fokus pada nilai budaya dan keterlibatan komunitas. Setiap token didukung oleh NFT, menghadirkan bentuk baru dalam kepemilikan aset digital.
Selengkapnya di halaman NPC →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →